Customer Service 1

085329999633 / 085740000533

infopusat@gmail.com

Yahoo! Messenger

 

Customer Service 2

085329990001

infopusat3@gmail.com

Yahoo! Messenger

 

HARI & JAM KERJA

Senin-Sabtu, 08:00-16:00 WIB

Diluar jam kerja, bisa SMS/email

 

 

5996D3A0 (nol)

 

 

+6285329990001

 

 

Psikologi Orang Rimba

Orang Rimba punya tata nilai dan struktur pemikiran psikologis yang berbeda dengan orang modern pada umumnya. Tata nilai dan keunikan psikologis tersebut akan dibahas secara tuntas di sini.

  • Mengenal Orang Rimba

    Orang Rimba atau lazim disebut Suku Anak Dalam adalah sebuah entitas etnik minoritas yang namanya sangat populer dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai media massa, baik media cetak maupun elektronik kerap menurunkan pemberitaan mengenai etnik tersebut. Namun mungkin dikarenakan keterbatasan ruang maupun waktu, pemberitaan itu sering sepenggal-sepenggal.

  • Ruang Hidup Orang Rimba

    Hutan adalah ruang hidup Orang Rimba. Hutan merupakan rumah, sumber penghidupan dan perlindungan bagi Orang Rimba. Hutan adalah tempat anak-anak rimba tumbuh berkembang menjadi manusia yang arif terhadap alam. Dalam keteduhan pepohonan, Orang Rimba menganyam kehidupan.

  • Asal Usul Orang Rimba

    Menurut sebagian ahli, Orang Rimba dan Orang Melayu memiliki nenek moyang yang sama. Hal itu dilihat dari kemiripan budaya, bahasa, dan rupa fisik. Namun demikian asal dari nenek moyang orang Melayu dan Orang Rimba belum disepakati secara tegas oleh para ahli. Sampai saat ini masih terjadi perbedaan pendapat mengenai daerah asal usul nenek moyang orang Melayu dan Orang Rimba.

  • Kepercayaan Orang Rimba

    Setiap budaya memiliki dunia batinnya sendiri. Manusia dalam budaya tertentu mempersepsi dunia sekitar mereka dan memahaminya secara khas. Fenomena yang sama mungkin saja akan dilihat, dipersepsi dan ditafsirkan secara berbeda oleh orang dari budaya berbeda. Misalnya angin ribut yang memporak-porandakan rumah mungkin akan dipahami sebagai gejala alam biasa oleh orang minang, dipahami sebagai pertanda tertentu oleh orang jawa, dan dipahami sebagai pekerjaan hantu oleh Orang Rimba.

  • Sekolah Orang Rimba

    Saat ini Orang Rimba mulai bergeliat. Perlahan mereka menyerap pengetahuan dari dunia luar. Mereka sadar, untuk terus dapat bertahan mereka harus memiliki pengetahuan yang cukup agar memiliki posisi tawar dengan orang luar. Setidaknya mereka tidak menjadi objek penipuan dan pembodohan oleh orang luar yang notabene jauh lebih terdidik.

  • Gaya hidup Orang Rimba

    Membedakan Orang Rimba di dalam kerumunan orang-orang etnis lain, misalnya dalam kerumunan etnis jawa atau melayu bukan hal yang mudah dilakukan. Mereka sangat mirip dengan orang jawa ataupun melayu. Hanya ketika memakai pakaian tradisional saja Orang Rimba akan terlihat jelas bedanya. Artinya, hanya pakaianlah yang membedakan.

  • Kehidupan Sosial Ekonomi Orang Rimba

    Bagaimana Orang Rimba atau Suku Anak Dalam di pedalaman hutan Jambi mengatur kehidupan mereka? Inilah pertanyaan mendasar mengenai kehidupan mereka. Tidak berbeda dengan masyarakat lainnya, Orang Rimba juga mengorganisasikan dirinya. Mereka memiliki struktur kekuasaan dalam kelompok.

  • Orang Rimba Yang Berubah

    Orang Rimba adalah masyarakat hutan sejati. Mereka memanfatkan seluruh ruang di dalam hutan. Kepercayaan, adat dan tradisi mereka berasal dari interaksinya dengan hutan. Sejak awal mula mereka menyadari bahwa perubahan lingkungan sedikit saja akan mengakibatkan perubahan kehidupan mereka menjadi lebih sulit. Seperti umumnya masyarakat kuno yang selalu membawa persoalan kehidupan keseharian ke dunia supranatural. Agaknya demikianlah yang dilakukan oleh Orang Rimba.